RADAR JOGJA –  Concert hall Taman budaya Jogjakarta (TBY) tampak ramai pada Rabu malam (29/1) sejak pukul 19.30. Ratusan penonton membludak menyaksikan acara Dagelan Mataram. Gedung yang berkapasitas 300 penonton ini diisi lebih dari 1.000 penonton. Bahkan ada yang duduk di area tangga dan dipinggiran panggung.

Pementasan yang disutradarai oleh Indra Tranggono ini mampu menarik antusias dari masyarakat akan kerinduan hiburan panggung guyonan jawa. Bertajuk  Jogja Kemekelen Lagi ‘Hantu Emoh Korupsi’, mengusung konsep drama yang keninian, mengangkat dan merespon permasalahan sosial.

Difasilitasi Dinas Kebudayaan DIJ, Dagelan Mataram akan diadakan rutin pada Rabu pertama setiap bulan. Beberapa pelawak profesional terlibat dalam pementasan. Di antaranya Sugeng Iwak Bandeng, Dalijo Angkring, Novi Kalur, Dina Trinil, Aldo Iwak Kebo, Juned, Rio Srundeng, Jumitri , Gita Gilang, dan Tere Sut.

“Sangat diharapkan Dagelan Mataram itu tumbuh dan muncul lagi sebagai kekuatan budaya di Jogjakarta. Karena dagelan mataram  ini memiliki ciri khas tertentu,” ungkap Indra.

Selama 4 jam ini, penonton dibuat bernostalgia dengan dagelan. Salah satu penonton Anang mengaku selalu menyempatkan diri untuk datang dan menonton Dagelan Mataram. Dia berharap acara ini dapat berlanjut rutin digelar.

“Acara ini sangat menghibur untuk saya, saya nggak menyangka kalau penontonnya sebanyak ini, berarti antusias masyarakat Jogja sangat besar,” ungkapnya. (mg1/mg2/tif)