RADAR JOGJA – Merespon perkembangan era globalisasi dan teknologi. Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School menggelar seminar motivasi dan kepenulisan, Jumat (31/1). Menghadirkan motivator milenial Sherly Anavita sebagai pembicara untuk santri putra dan penulis A Fuadi untuk santri putri.

Ketua Panitia Seminar Putra Ayub Rosidin menjelaskan, penggunaan internet secara negatif di era global ini menjadi latar belakangnya. “Kita banyak yang menggunakannya secara salah sehingga semoga teman-teman di pondok ini bisa mengetahui dan memahami era globalisasi dengan batasan-batasan tertentu,” ungkapnya di sela acara.

Dia berharap seminar ini dapat menambah wawasan para santri untuk mengembangkan diri. Nanti, harapannya bisa membuat teman-teman yang kurang membaca buku atau kurang bisa berbicara di depan bisa mencontoh apa yang disampaikan para narasumber,” ujarnya.

Sementara itu ketua Panitia Seminar Putri Nabila Asyarin menuturkan, dalam seminarnya A Fuadi membedah buku berjudul Anak Rantau. Mulai dari penulisannya, penentuan plot cerita, gaya tulisan, dan tips-tips menulis..

“Kami sebagai anak pesantren bisa terinspirasi dari tulisan-tulisan beliau dan membangkitkan semangat literasi anak-anak. Dia dengan tulisannya juga bisa sampai ke luar negeri,” tuturnya.

Kepada peserta seminar A Fuadi pun mengatakan bahwa tulisan itu harus menghidupkan, sehingga ketika selesai membaca buku tersebut, orang lain akan masih bisa membacanya.

” Menulis itu ada dua cara, yaitu menulis dulu, entah jadi apa dan mempunyai pesan besar dulu, lalu diteruskan dalam cerita. Kalau kita menulis, nanti kalau kita meninggal, yang mati itu tubuh kita, tapi tulisan kita akan hidup. Menulis gampang, menulislah dengan hati, nanti akan sampai ke hati orang,” tuturnya. (sky/tif)