RADAR JOGJA – Tujuh finalis Pucuk Cool Jam 2020 ‘Make The Journey Louder’ kategori band dan ekskul tampil maksimal dalam babak final di Lapangan Parkir Mandala Krida, Sabtu (1/2). 

BM Band dari SMAN 4 Bantaeng Makassar terpilih menjadi Juara I kategori band. Band beraliran modern rock ini terbentuk pada 2017, terdiri dari empat personel, Akbar K (Vokal), Jabal Nurdiansyah (Drum), M Ingwi Randanata (Gitar), dan Deny Nereus Marchel Putra (Bass). Nama BM sendiri merupakan singkatan dari Bina Mentari yang berarti menyanyi dan tari, diambil dan nama sanggar seni yang ada di SMAN 4 Bantaeng.

Pucuk Cool Jam 2020 menjadi pencapaian baru bagi BM Band dalam perlombaan bertaraf nasional. Sebelumnya mereka pernah menjadi juara 1 festival pelajar tingkat SMA kota Bantaeng Hari Nasional 2019, juara 1 festival pelajar sulsel Makassar 2017, dan juara 1 festival pejalar tingkat SMA Hari Jadi Bantaeng 2017.

“Akurasinya keren, rapi banget. Kalau band lain ada aransemen yang terlihat dipaksakan, kalau ini ngga,” ujar vokalis GIGI Armand Maulana selaku juri.

Armand mengaku senang dengan banyaknya bakat seni muda di Indonesia dalam Pucuk Cool Jam 2020 ini. Semua finalis pun dapat melakukan perbaikan berdasarkan masukan yang diberikan juri sebelum tampil di panggung final.

“Ini yang akan menjadikan musik Indonesia tetep hot, tetep panas. Mudah-mudahan yang menang ini bisa eksis di industri musik Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Juara II kategori band yakni Mahesa Band dari SMA N 2 Bandung bergenre fuaion gabungan dari pop dan jazz. Band yang terinspirasi dari aang guru musik Alm Wing Pandoe ini terbentuk sejak 2017. Kelima personelnya yakni Rico Raihan (Drum), Raka Fadhillah (Saxophone), Aria Chairunnisa (Vokalis), Enrico William (Keyboard), dan M. Zaidandy (Gitar).

Sedangkan Juara III adalah Chopstick Band dari SMK N 2 Kasihan Bantul dengan genre pop jazz. Terdiri dari 6 personil yakni Teodorus Prabu Purwaabitama (Gitar), Ethanael Ricky Dani (Saxophone), Agnes Yulinda Sekar Wangi (Vokalis), Arya Fajar Saputra (Drum), Pratama Yoman Santoso (Bass), dan Atiria Teresa Hia (Keyboard). Terbentuk sejak 2018, nama Chopstick sendiri terinspirasi dari sumpit yang memiliki filosofi bahwa kekompakan tiap personel jika bisa menjadi satu kesatuan yang sempurna.

Untuk kategori ekskul dimenangkan grup dance Salvador dari SMA Bopkri 1 Jogja sebagai juara I. Meraih hadiah Rp 20 juta. Grup dance beranggotakan 12 orang ini sudah terbentuk sejak tahun 2009. Karakter penampilan mereka yakni modern dance dengan tarian yang banyak terinspirasi dari penari luar negeri seperti The Lab Dance dari Amerika Serikat dan 1 Million Dance dari Korea. 

“Kami memilih Salvador karena Salvador selain tekniknya udah bagus, mereka juga berani memakai properti yang sangat banyak,” ujar juri Ufa Sofura.

Sederet prestasi yang pernah siraih Salvador di antaranya juara 1 Dance DBL Academy 2019, juara 1 Biofair Dance Competition 2019, juara 2 DBL Dance Competition 2019, dan Best Costume DBL Dance Competition 2019.

Untuk Juara II, terpilih Scarecrow dari SMA N 1 Samarinda, dan Juara III Rosevelt dari SMA Kalam Kudus Malang.

Malam puncak Pucuk Cool Jam 2020 berlangsung beriah dengan penampilan sederet musisi ternama tanah air. Di antaranya Maliq & D’essentials, Guyon Waton, Sal Priadi, White Shoes & The Couples Company, FSTVLST dan Endank Soekamti. (sky/tif)