RADAR JOGJA – Pemerintah Kota Magelang berencana membangun 25 unit rumah khusus (rusus). Pembangunan ini merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan dimulai tahun ini.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang Handini Rahayu menjelaskan, rusus akan dibangun di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara. Rusus itu nantinya menambah 25 unit yang sudah ada di daerah tersebut.

“Kita mendapat kepercayaan lagi, mendapat tambahan pembangunan 25 rusus. Hibah dari Kementerian PUPR. Tambahan ini karena rusus yang sudah kita bangun benar-benar tepat sasaran dan baik dari segi pengelolaan,” jelasnya saat dihubungi Minggu (2/2).

Menurutnya, rusus merupakan strategi Kementerian PUPR dalam memfasilitasi masyarakat dengan tingkat ekonomi sangat rendah agar berkesempatan tinggal di rumah layak. Rusus juga diperuntukkan bagi warga di daerah perbatasan dan rawan bencana.

Dia menegaskan, calon penghuni harus melalui seleksi. Ini agar rusus tepat guna dan tepat sasaran. Pemerintah memberlakukan sistem sewa di bawah harga standar dengan batas maksimal masa sewa enam tahun.

Menurutnya, masih banyak warga dengan tingkat ekonomi sangat rendah. Misalnya, buruh gendong, tukang ojek, pemulung, dan sebagainya. “Sementara angka backlog (angka masyarakat yang tidak punya rumah) di Kota Magelang mendekati sepuluh ribu kepala keluarga,” papar Dini.

Sejak 2017, Pemkot Magelang telah memiliki rusus tipe 28 sebanyak 50 unit di Kelurahan Wates dan 25 unit di Kelurahan Kedungsari. Rusus dibangun di atas lahan yang tidak mungkin dibangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) seperti di lahan miring atau sempit. (asa/amd)