RADAR JOGJA – Bumi Sembada menyimpan berbagai lokasi tujuan wisata yang indah. Salah satu yang kini sedang hits dan viral adalah Grojogan Watu Purbo. Belakangan tempat ini ramai dikunjungi orang dari berbagai daerah.

Pesona wisata alam di Jogjakarta bagai tak ada habisnya untuk ditelusuri. Salah satu destinasi yang cukup banyak menghiasi sosial media akhir-akhir ini adalah Grojogan Watu Purbo.

Terletak di Dusun Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel, Grojogan Watu Purbo kini sedang memang sedang ramai jadi bahan perbincangan. Ratusan orang pun rela berbondong-bondong untuk datang ke sana. Saat hari Sabtu dan Minggu, tempat ini dipenuh pengunjung.

Grojogan Watu Purbo sendiri merupakan bendungan yang memiliki struktur bertingkat cukup banyak, sehingga membentuk seperti susunan air terjun yang saling menghujam begitu indahnya. Keindahan dari tempat ini juga didukung oleh pemandangan alam khas pedesaan yang asri.

Dikelilingi alam hijau yang serta pemandangan langit yang menampakkan Gunung Merapi saat cuaca cerah, menjadikan lokasi ini makin dikenal orang. Pada lokasi ini juga terdapat batu-batuan besar yang semakin menambah nuansa keindahan alam. Airnya pun jernih, sehingga makin menambah betah wisatawan bermain air dan mandi.

Ketua Pokdarwis Bangunrejo Maryono mengatakan, Grojogan Watu Purbo sudah ada sejak 1975 silam. Grojogan ini adalah sebuah bendungan yang berfungsi menahan derasnya aliran Sungai Krasak ketika musim hujan tiba.

Dimulai pada 2017 silam, warga mulai aktif mengembangkan bendungan itu untuk dijadikan lokasi wisata. Hingga pada 2019 lalu, Grojogan Watu Purbo mulai ramai dikunjungi wisatawan dan sering dijadikan sebagai spot selfi.

“Dulu sebenarnya sudah ada beberapa orang yang datang ke tempat ini dan bilang lokasinya cukup bagus. Kemudian warga pun berinisiatif dan gotong royong membuat tempat ini menjadi lokasi wisata,” ujarnya kepada Radar Jogja kemarin.

Akses ke lokasi Grojogan Watu Purbo terbilang cukup mudah. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit dari Kota Jogja. Akses jalannya pun sudah sangat bagus dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasinya juga sudah tersedia di aplikasi peta.

Untuk merasakan keindahan tempat ini, wisatawan hanya cukup membayar Rp 5.000. Itu sudah termasuk tiket masuk dan parkir kendaraan.

Maryono mengakui, Grojogan Watu Purbo sangat ramai dikunjungi, terutama ketika hari Sabtu dan Minggu. Pengunjungnya pun beragam, mulai dari kalangan keluarga hingga para goweser.

Ya, Grojogan Watu Purbo memang sering menjadi jujukan para pecinta sepeda di Jogjakarta. Terlebih bagi mereka yang ingin bersepeda sembari menikmati trek yang menantang dan menawarkan keindahan alam.

“Untuk pesepeda hanya kami kenakan tarif Rp 2.000. Uang itu akan kami digunakan untuk pengembangan dan melengkapi sarana prasarana di tempat ini,” ujar Maryono.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini, disarankan membawa baju ganti. Terlebih bagi mereka yang ingin merasakan kesejukan air yang langsung turun dari kaki Gunung Merapi.

Fasilitas ruang ganti berupa kamar mandi juga sudah memadai di Grojogan Watu Purbo, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir. Meskipun demikian, apabila ingin mandi atau mencari spot selfie, pengunjung diminta berhati-hati karena batuan tempat kaki berpijak terkadang cukup licin. (inu/laz)