RADAR JOGJA – Startup properti karya mahasiswa Jogjakarta Djuragan Kamar (Djurkam) tengah merambah pasar nasional. Djurkam merupakan inovasi aplikasi pencarian kamar yang digagas oleh Mochammad Daffa Trinanda, 19. Sebagai generasi Z, dia ingin menunjukkan generasinya dapat membuat bisnis jasa manajemen hospitality.

Belum genap satu tahun berdiri, sebanyak 2.650 unit kamar hotel, penginapan, maupun kos dari berbagai kota di Indonesia telah teraviliasi. Masih di awal tahun 2020 ini, para penggagasnya berupaya menggenjot pengembangan dengan berbagai program, salah satunya Nginep Ngekos Gratis.

Manager Area Pemasaran Djurkam Paulina menjelaskan, Program Nginep Ngekos Gratis tersebut merupakan strategi pengenalan untuk kepuasan konsumen (costumer satisfaction).

Dengan memberikan voucher yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari kuliner khas Jogjakarta, perawatan tubuh, hingga otomotif. Di antaranya merchant yang cukup dikenal seperti seperti Wgym Fitness, Larissa, Dixie, Sate Klathak Pak Jede, bengkel dan lain-lain.

“Misalnya pelanggan mau menginap dengan bayar Rp 200 ribu per hari, akan kami beri voucher senilai Rp 200 ribu juga. Begitupun kalau mereka ngekos dengan harga Rp 1,5 juta per bulan, jadi mereka sudah mendapat kembalian langsung secara gratis,” jelasnya.

“Dan voucher tersebut bisa digunakan untuk keperluan sehari hari seperti voucher makan, salon hingga service kendaraan,” tambah Paulina.

Program Nginep Ngekos Gratis Djurkam bisa diikuti baik secara online melalui website dan media sosial maupun secara offline dalam even.

” Prinsip kami adalah keterbukaan dan berorientasi pada prinsip bisnis modern yakni melakukan pelayanan yang unggul (service exellence) kepada para klien dalam hal ini pemilik property, maupun pencari kamarnya, dengan menyajikan kompetensi, efisiensi, dan transparansi, serta mengelola usaha dari pemilik property maupun pencari kamarnya dengan persaingan yang sehat dan kompetitif,” tandasnya. (sky/tif)