RADAR JOGJA – Bakal calon bupati dan wakil bupati Sleman mulai menghitung peluangnya untuk maju. Termasuk dengan mencari partai politik yang akan mengusungnya. Seperti yang dilakukan Ketua DPD PAN Sleman yang mendaftar melalui Partai Golkar.

Adalah Ketua DPD PAN Kabupaten Sleman Sadar Narimo yang mendaftar melalui Partai Golkar untuk maju sebagai calon bupati dari partai berlogo beringin itu. Dikonfirmasi, Sadar membenarkan hal tersebut.

“Memang saya maju sebgai calon bupati lewat Partai Golkar, tapi saya sudah izin partai. Karena bagaimanapun saya Ketua DPD PAN dan partai tidak mempermasalahkan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (9/2).

Dalam proses pencalonannya di partai Golkar, Sadar mengaku sudah meminta izin terlebih dahulu kepada partai asalnya yaitu PAN, untuk maju sebagai calon di partai lain. “Partai (PAN) sudah mempersilahkannya,” klaimnya.

Anggota DPRD DIJ itu pun mengaku disambut oleh Partai Golkar. Dia mengapresiasi karena sudah diakomodir meskipun dirinya bukan kader di partai tersebut. Untuk diketahui, setidaknya sudah ada lima bakal calon yang mendafar melalui Partai Golkar. Sekertaris DPD Partai Golkar Sleman Ali Syahdan menyatakan, adapun kelima nama itu diantaranya Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun, Ketua DPD Golkar Sleman Janu Ismadi, Ketua DPD PAN Sleman Sadar Narimo, tokoh masyarakat Amin Purnomo.”Satu calon lagi dan sudah mengembalikan formulir adalah Reno Chandra Sangaji,” imbuh Ali.

Dia menyampaikan, setelah para bakal calon itu mengembalikan formulir pendaftaran ke partai. Nantinya akan ada tahapan lanjutan untuk mengerucutkan nama-nama yang mendapat rekomendasi partai dari pengurus pusat.

Sedangkan untuk dinamika di Partai PAN Sleman, putera politikus Amien Rais yakni Mumtaz Rais mengaku dia adalah satu-satunya kader yang diangkat oleh partai berlogo matahari terbit itu. Mumtaz mengklaim sudah mengantongi surat rekomendasi dari partai. Dia pun memastikan akan diusung menjadi bakal calon kepala daerah melalui PAN. “Saya sudah memiliki legal formal, Jadi one step ahead dan tinggal menunggu teman-teman lain di Pilkada 2020 nanti,” ujarnya. (inu/pra)