RADAR JOGJA – Kantor Basarnas Jogjakarta bersama tim relawan masih melacak keberadaan Jeven Samuel, 20. Pria asal Pekanbaru ini terseret ombak laut Parangtritis sejak Sabtu malam (9/2). Pencarian masih berlangsung sepanjang hari di seluruh garis pantai.

Humas Kantor Basarnas Jogjakarta Pipit Eriyanto menuturkan detail kejadian. Berawal saat Jeven dan enam orang temannya mandi di Pantai Parangtritis. Tanpa disadari lokasi tersebut adalah Palung yang menjorok ke arah laut.

“Kejadiannya malam jam 23.00, sebenarnya ada delapan orang tapi cuma tujuh orang yang nyemplung ke laut. Seluruhnya terseret ombak, tapi lima orang berhasil selamat,” jelasnya, Senin (10/2).

Selain Jeven adapula Eagan Chang Wen Tan. Pria berusia 20 tahun ini juga terseret ganasnya ombak. Jasad pria asal Pekanbaru baru ini berhasil ditemukan Sar Linmas Parangtritis, Minggu dini hari (9/2). Tepatnya pukul 03.00 di perairan Pantai Parangtritis.

“Saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya langsung dibawa ke Rumas Sakit Bhayangkara Jogjakarta,” ujarnya.

Pencarian masih berlangsung sepanjang hari. Tak hanya di wilayah pesisir pantai tapi juga kawasan perairan. Untuk mengoptimalkan pencarian tim terbagi menjadi empat search and  rescue unit (RSU). Total ada sekitar 100 personel yang bergabung dalam operasi pencarian ini.

Tim SRU 1 melakukan penyisiran dengan berjalan kaki  ke arah barat dari titik terseret ombak. SRU 2 melakukan penyisiran dengan menggunakan Amphibius ke arah timur sampai pantai Parang Endog.

Tim SRU 3 melakukan penyisiran ke arah barat hingga muara pantai Samas menggunakan kapal patroli. Sementara SRU 4 melakukan pencarian menggunakan perahu Jukung Sar Linmas wilayah 3  ke arah timur sampai Pantai Samas.

“Kendala utama untuk pencarian kawasan perairan laut ada ombak laut. Tergolong tinggi sehingga tidak memudahkan pencarian. Tapi kapal masih bisa melaut,” katanya. (dwi/ila)