RADAR JOGJA – Apa yang dilakukan R Heriyanto, 51, warga Pedukuhan Graulan, Kelurahan Giripeni, Wates pantas dicontoh. Peduli dengan budaya literasi (membaca), dia merelakan rumah pribadinya dijadikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Diberi nama Lantip Kinanthi.

“Turunnya minat baca di tengah masyarakat menjadi keprihatinan tersendiri, budaya membaca mulai digusur dengan smartphone, budaya membaca ditinggalkan dan beralih ke gawai serta game,” ucap Heriyanto, usai peresmian TBM Lantip Kinanti, Sabtu (8/2).

Dijelaskan, meskipun jarang pulang ke kampung halaman, ia mengaku peduli dengan kondisi lingkungan kampung halaman. Niat itulah yang membuat ia merelakan rumah pribadinya di Graulan untuk dijadikan TBM Lantip Kinanthi. Tidak hanya merelakan rumah pribadi, ia juga melengkapi TBM dengan ratusan eksemplar buku yang merupakan koleksi pribadinya.

Sejumlah rekan kerja di Jakarta juga turut menyumbangkan ribuan buku. Sedikitnya ada 3.000 lebih buku yang kini menjadi koleksi TBM Lantip Kinanthi. 1.500-an di antaranya telah didata dan bisa dibaca. “Buku apa saja, kami juga masih menerima sumbangan buku kalau ada yang mau menyumbangkan bukunya, langsung saja datang kesini,” jelasnya.

Ketua Forum TBM DIJ, Heni Wardhaturrahmah menyambut positif kemunculan dan banyaknya TBM di tengah masyarakat. Diharapkan, TBM bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat.”TBM ini bisa menjadi wadah pengembangan diri bagi warga Giripeni, baik sekali,” ucapnya. (tom/pra)