RADAR JOGJA – Underpass Kentungan mulai difungsikan. Sejak Jumat sore (14/2), underpass sepanjang 900 meter dan tinggi 5,2 meter itu sudah bisa dilewati kendaraan motor maupun mobil. Baik dari arah timur ke barat, maupun sebaliknya.

Underpass ini juga telah mendapat surat rekomendasi laik fungsi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perupahan Rakyat. Meskipun begitu, sejumlah pekerja masih merampungkan beberapa bagian proyek. Khususnya ornamen di bagian pagar pembatas. Selain itu, ada beberapa bagian proyek yang masih perlu penyempurnaan. Seperti munculnya genangan air di bagian dalam underpass usai hujan kemarin (14/2). Tak hanya itu, genangan air juga terjadi di bagian atas. Khususnya di sisi barat daya Perempatan Kentungan.

Proyek yang dibangun sejak Januari 2019 itu bertujuan untuk mengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari empat arah. Yakni antara Jalan Kaliurang dengan Jalan Padjajaran (ring road). Faktanya, pemandangan kemacetan panjang masih terjadi di ruas Jalan Kaliurang. Baik dari arah selatan, maupun sebaliknya. Terlebih lagi saat jam-jam sibuk seperti yang terpantau sore hari kemarin.

Underpass terdiri atas dua lajur. Terdiri atas konstruksi terowongan atau slab tertutup sepanjang 224 meter. Jalan pendekat arah timur sepanjang 386 meter dan jalan pendekat barat sepanjang 298 meter.

Kendati demikian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUESDM) DIJ Hananto Hadi Purnomo belum bisa memastikan kapan jalur untuk mengurai kemacetan tersebut dibuka. Sebab kewenangan operasional tetap berada pada Satuan Kerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah DIJ Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Itu jadi wewenangnya Satker PJN,” tandasnya.

Diakuinya keberadaan underpass cukup penting  guna mengurai kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut. Apalagi saat jam sibuk atau masa liburan. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Satker PJN rencananya mulai hari ini i Underpass Kentungan sudah bisa difungsikan.

Yamtono, 48, salah seorang warga Klaten berharap dengan adanya underpass bisa mengurai kemacetan di Perempatan Kentungan. Apalagi saat jam sibuk. Antrean kendaraan sangat panjang, baik dari arah timur, barat, utara, dan selatan.”Tadi lewat bawah (underpass, Red) jadi tidak ikut antri di traffic light),”ujarnya. (tor/eno/din)