RADAR JOGJA – Obyek wisata di zona utara yang digadang-gandang mampu memecah konsentrasi wisata zona selatan sedang mati suri. Sebut saja destinasi minat khusus 4G dan Green Village di wilayah Kecamatan Gedangsari. Aktivitas wisata di dua tempat tersebut nyaris lumpuh.

Seorang wisatawan Amad Nurcahyo mengatakan, belum lama ini mengunjungi obyek wisata puncak 4G. Bersama dengan teman-temannya menaiki puncak 4G untuk menikmati keindahan alam dari ketinggian. Sesampainya di tempat tersebut, ternyata tidak ada lagi aktivitas wisata seperti pengelola maupun pedagang. ”Sudah sepi,” kata Amad Nurcahyo kemarin.

Suasana sekarang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Amad mengaku lebih dari sekali berkemah di puncak 4G. Dulu, ada penjual minuman sampai ke puncak sehingga memudahkan pengunjung untuk melengkapi kenyamanan berwisata.

“Akses jalan menuju puncak 4G sekarang sudah lumayan bagus. Akan tetapi kok justru sepi pengunjung ya sekarang,” ucap Amad keheranan.

Menurut dia, aktivitas wisata baru terlihat pada saat akhir pekan. Ada geliat tukang parkir untuk kendaraan pengunjung. Namun pada hari-hari biasa, sepi sehingga bagi wisatawan yang baru datang dimungkinkan kebingungan. “Saya juga sedih, lokasi selfie di puncak 4G juga mulai rusak sehingga tidak enak dipandang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul, Hari Sukmono mengatakan, ada dua obyek wisata zona selatan yang mati suri yakni puncak 4G dan Green Village di Gedangsari. Dia mengakui ada permasalahan internal di pengelola.

“Misal terkait dengan fasilitas. Ini menjadi catatan bersama. Jika bisa dibenahi, nanti dibenahi. Namun jika itu merupakan tanggungjawab kelompok ya kelompok. Kan itu terkait kewenangan,” kata Hari Sukmono.

Selain itu, puncak 4G meski sudah ditarik retribusi ternyata belum memiliki kelompok sadar wisata (pokdarwis). Pihak pemerintah desa (pemdes) sebenarnya telah menjembatani namun hingga sekarnag belum terbentuk. “Kemudian Green Vilage. Di tempat ini sarana flaying fox terkendala persoalan pemeliharaan. Kami sedang masuk untuk komunikasi dengan pengelola. Green Vilage sudah ditarik retribusi,” ungkapnya. (gun/bah)