RADAR JOGJA – Jajaran Polres Kulonprogo merespon video viral adu kecepatan di underpas Yogyakarta International Airport (YIA). Kabarnya, kegiatan tersebut adalah pembuatan film. Sayangnya tetap belum mengantongi izin dari dinas terkait.

Kapolres Kulonprogo AKBP Tartono memastikan kegiatan tersebut bukanlah balapan liar. Walau begitu dia tetap menyayangkan aksi kreativitas tersebut. Selain tak mengantongi izin juga menggunakan fasilitas publik.

“Benar ada peristiwa itu tapi mereka itu bikin film bukan balap liar. Besok para pelakunya kami hadirkan di Mapolres (Kulonprogo) untuk menjelaskan secara langsung,” jelasnya, dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (18/2).

Akibat tindakan ini, surat kedua kendaraan sedan berwarna putih disita polisi. Sebagai konsekuensi melanggar aturan. Perwira menengah dua melati ini menegaskan aksi tersebut bersalah. Karena lokasi yang digunakan adalah fasilitas umum. Merupakan jalur ramai dan aktif yang dilewati kendaraan bermesin.

“Belum ada izin, surat kami tahan. Meski alasannya buat film tapi tetap masuk kategori mengganggu ketertiban umum. Karena menggunakan penuh ruas jalan,” ujarnya.

Aksi kreativitas produksi film, lanjutnya, tetap harus berizin untuk mengantisipasi gangguan dan memperlancar proses produksi. Tak hanya kepada polisi tapi juga instansi pengelola fasilitas terkait.

“Seperti di video itu kan salah. Mereka pakai ruas penuh. Lalu ada batasn kecepatan yang harus dipatuhi, 40 km/jam,” katanya.

Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat dia sedan berwarna putih memacu kecepatan. Ada tiga angle video yang disajikan. Mulai dari titik start, sisi kanan dan kiri ruas jalan dan titik finish. (dwi/tif)