RADAR JOGJA –  Menghadapi tantangan era disrupsi, pendidikan tinggi bidang kesehatan perlu melakukan perubahan dengan membekali multikompetensi/multi skill kepada lulusannya. Tenaga pendidik dan peserta didik harus aktif mengeksplorasi sumber belajar (learning resources) yang sangat melimpah didunia maya. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Dr Sugiyanto SPd Mpp Sc, dalam orasi ilmiahnya saat wisuda Poltekkes Kemenkes Jogjakarta, Jumat (21/2).

“Memberikan ruang dan waktu yang lebih luas kepada peserta didik untuk membangun kemampuan softskill-nya seperti interpersonal skill, communication, collaboration, creative thiking, analytical thiking, teamwork, juga ikut berkontribusi dalam program pembelajaran sepanjang hayat,” jelasnya di Auditorium Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Jogjakarta.

Menurutnya, teknlogi informasi dan teknologi digital telah menajdi tulang punggung dalam kehidupan dan menggantikan berbagai aktivitas manusia melalui digital economy, artificial intelligence, big data, dan robotic di bidang kesehatan. Oleh karena itu diperlukan input yang baik mulai dari peserta didik, SDM pengajar, saran prasarana dan pendanaan.

“Saat ini kita sudah berada di era globalisasi dan era revolusi digital, Poltekkes Kemenkes sebagai tolak ukur pendidikan tinggi bidang kesehatan di Indonesia, harus dapat meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan melalui implementasi strategi pemebelajaran yang sesuai dengan perkembangan jaman dan karakteristik generasi,” tuturnya.

Kepada para wisudawan dan wisudawati, Sugiyanto berpesan agar menjadi tenaga kesehatan yang berkomitmen melayani masyarakat dengan baik. “Penting untuk dipahami bahwa dengan menjadi tenaga kesehatan berarti saudara berkomitmen untuk mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan yang tujuan utamanya adalah untuk pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik” pesannya.

Sebanyak 69 mahasiswa yang diwisuda terdiri dari program studi (Prodi) strata terapan Kebidanan, Kesehatan Gigi, dan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jogjakarta. (*/om1/tif)