RADAR JOGJA – Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Harda Kiswaya resmi dilantik menjadi Sektetaris Daerah (Sekda) Pemkab Sleman, Selasa (25/2). Dia menggantikan Sumadi yang telah menjabat selama tiga tahun.

Sebelumnya Harda sempat digadang-gadang akan maju pada Pilkada Sleman 2020 sebagai calon bupati. Tapi kini Harda telah memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang telah menunggunya. Salah satunya, Harda akan memrioritaskan pembangunan fisik atau infrastruktur yang ada di Kabupaten Sleman.

Untuk mewujudkan kenyamanan masyarakat Sleman, Harda berharap di masa jabatannya, tidak akan ada lagi bangunan-bangunan dengan kualitas buruk. “Demi mewujudkan kenyamanan bagi masyarakat,” turur Harda usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Penjabat Sekda Sleman di Pendopo Parasamya.

Harda optimistis, program pembangunan di Kabupaten Sleman nantinya akan dapat berjalan baik. Meskipun dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang dimiliki Pemkab Sleman terbatas. Namun, hal tersebut dapat diantisipasi dengan manajemen dan pengawasan yang baik. “Menurut saya ini juga dialami oleh wilayah lainnya. Maka ini bukan alasan yang dapat menghambat proses pembangunan,” tambah Harda.

Bupati Sleman Sri Purnomo berharap, dengan pelantikan sekda Kabupaten Sleman yang baru, dapat semakin mengoptimalkan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Sleman 2021. Menurut SP, penjabat sekda harus mampu menggali potensi dirinya agar dapat menghadapi tantangan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan ke depan.

Namun, juga diperlukan kehati-hatian yang mana Sekda harus bisa mengimplementasikan peraturan yang berlaku. “Dengan berkoordinasi dengan instansi yang ada di Pemkab Sleman,” ungkap SP. (eno/din)