RADAR JOGJA – Penampilan perdana Whitesnake di Indonesia memberi kesan tak terlupakan. Antusiasme terlihat saat para personelnya menyapa penonton yang hadir di Stadion Kridosono, Minggu malam (1/3). JogjaROCKarta #4 2020 berlangsung sangat istimewa.

Whitesnake tampil dengan personel komplit. Mereka adalah Reb Beach (guitarist), Michael Devin (bass), Tommy Aldridge (drum), Joel Hoekstra (guitarist), Michele Luppi (keyboard), dan David Coverdale (vokal) langsung menyapa penonton dengan distorsi kencang.

“Halo Jogjakarta, senang bisa menyapa lagi. Ini pertama kali kami (Whitesnake) konser di Indonesia,” sapa sang vocalis, David Coverdale, Minggu malam (1/3).

Walau begitu ini bukan pertama kalinya David ke Indonesia. Medio 1975 vokali berambut gondrong ini pernah ke Indonesia. Hanya saja saat itu David masih berstatus vocalis Deep Purple.

“Senang bisa ada disini, orang yang ramah dan negara yang indah. Ribuan terimakasih atas keramahan Jogjakarta,” katanya.

Band yang terbentuk di Middlesbrough, Inggris, pada tahun 1977 ini tak sekadar menampilkan raungan distorsi, mereka juga membuat panggung lebih hidup. Ini terjadi usai lagu Trouble menyapa para penonton.

Kedua gitaris satu per satu bergantian memainkan distori. Selang waktu berlanjut dengan lagu Shut Up and Kiss Me.

Tak mau kalah, sang drummer Tommy Aldridge ikut beraksi. Walau telah berusia lanjut namun tak surut power ketukan, single stroke dan double pedal. Bahkan di sesi akhir, dia hanya memukul drum set tanpa menggunakan stik drum.

Total tiga belas lagu dimainkan oleh band rock lawas ini. Mengakhiri konser, Still of The Night menjadi tembang pamungkas. Sebelum berpamitan, seluruh personel memberikan penghormatan panggung kepada penonton.

“Terima kasih Jogjakarta atas konser yang hebat malam ini (1/3). Terima kasih JogjaROCKarta,” katanya. (dwi/tif)