RADAR JOGJA – Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait penyebaran virus Corona atau Covid19. Meski di wilayah Sleman masig negatif Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Koko Hastaryo mengajak masyarakat untuk lebih waspada. 

“Jangan panik melakukan hal irasional seperti borong masker dan bahan makanan. Kita meningkatkan saja kewaspadaan, sejauh ini di Sleman, belum ditemukan positif Corona. Di Sleman belum ada kasus yang dikonfirmasi dengan pemeriksaan laboratorium,” jelasnya dalam pers di Kantor Humas dan Protokol Kabupaten Sleman, Selasa 3/3.

Dia mengatakan penggunaan masker tidak disarankan untuk orang yang sehat, namun untuk orang dengan infeksi saluran pernapasan akut. Hingga Selasa pagi (3/3), lanjut Koko, persediaan masker khusus bedah di gudang farmasi ada 542 ribu masker, sedangkan untuk masker N95 ada 2400 masker.

“Untuk di puskesmas, rata-rata ada 1.000 masker saat ini. Kami sedang order masker saat ini, tapi di pasaran ternyata masih kosong,” tambahnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk melakukan hidup sehat dan selalu mencuci tangan setiap beraktivitas dengan sabun atau hand sanitizer. Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi melalui leaflet dan poster-poster.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih menjelaskan, meski ada penurunan kunjungan wisatawan sebesar 9 persen selama Januari dan Februari, penurunan tersebut bukan karena virus Corona, melainkan sedang low season.

Dia menambahkan, objek-objek wisata di Sleman juga menyediakan hand sanitazer dan masker. Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Sleman untuk persediaan di desa-desa wisata. 

“Sementara ini biar Dinas Kesehatan yang akan melakukan untuk itu,” ujarnya. (sky/tif)