RADAR JOGJA – Pemprov DIJ terus mengkampanyekan wilayahnya bebas Coronavirus Desease (Covid-19) atau Korona. Di antaranya dengan tetap menggelar berbagai event pariwisata. Tujuannya untuk mendatangkan minat wisatwan berlibur ke DIJ.

Dibuktikan dari penyelenggaraan Jogja Airshow 2020 yang masuk dalam agenda pariwisata DIJ. Pelaksanannya sesuai jadwal, yakni pada 20-22 Maret mendatang.

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata (Dispar) DIJ Wardoyo mengatakan, dizinkannya pelaksanaan kegiatan menjadi peluang besar untuk meyakinkan masyarakat bahwa DIJ adalah wilayah yang aman. Khususnya terkait adanya wabah korona. “Kekuatan event akan memberikan kekuatan daya tarik wisata di Jogja. Harapannya akan terus bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya Rabu (11/5).

Jogja Airshow telah menjadi agenda rutin dalam kalender agenda pariwisata Dispar DIJ yang telah rutin dihelat sebanyak 15 kali. Juga menjadi salah satu dari 10 event unggulan di dalamnya. “Masuk dalam Calendar of Event-nya Kemenpar (Kementerian Pariwisata) juga,” jelasnya.

Wakil Ketua Panitia Jogja Airshow 2020 Mayor Pnb Oktavianus Olga Satya mengatakan, kegiatan akan digelar di tiga lokasi berbeda. Yakni Pangkalan Udara Militer (Lanud) Adusucipto, Pantai Depok, dan Parangtritis.
Terkait kesiapan antisipasi wabah Korona, panitia akan menyediakan sejumlah tempat untuk peletakan hand sanitizer. “Ditempatkan di tempat strategis. Jumlahnya memadai jumlah hadirin yang datang,” tuturnya.

Sedangkan terkait potensi terjadinya cuaca ekstrim, panitia telah melakukan koordinasi dengan Kepolisian, Basarnas, maupun Polairud Polda DIJ. Kegiatan juga digelar lebih awal. Sebab di DIJ menunjukkan cuaca cerah tiap pagi hingga siang hari. “Kegiatan udara di mulai dari pagi sehingga kondisi angin lebih aman untuk terjun payung. Sejak pukul 06.30 cuaca cenderung aman”, katanya.

Panitia menjamin jika kegiatan di Lanud Adisucipto tak akan mengganggu kegiatan penerbangan komersil. Kegiatan penerbangan sipil akan di-reschedule selama pukul 08.00 hingga 09.00. “Ini biasa kami lakukan. Jadi tidak menutup full pukul 07.00 sampai 12.00 siang. Insyaallah tidak menganggu layanan publik,” jelas Ketua Pelaksana Kol Pnb Feri Yunaldi. (tor/pra)