RADAR JOGJA -Sebagai gerakan pencegahan tindakan korupsi, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko akan menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya mengatakan, SNI ISO 37001 ini membantu organisasi menyusun, mengimplementasikan, dan memelihara program kepatuhan terkait anti penyuapan.

“Standar ini fleksibel, bisa diterapkan pada semua jenis organisasi. Untuk indikator penilaiannya sendiri kami lihat dari leadershipnya, komitmen pimpinan, mengelola manajemen resiko, mengkomunikasikan ke seluruh jajaran, mengevaluasi, dsb,” ujarnya dalam kegiatan Sosialisasi dan Kick Off (SNI) ISO 37001:2016 di Gedung Trimurti, Prambanan, Jumat (13/3).

Bambang menegaskan, penetapan SNI SMAP ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017. Dalam Instruksi Presiden tersebut, BSN mendapat amanah untuk melakukan Aksi Inisiasi Sertifikasi Sistem Anti Korupsi. Satu di antara perusahaan yang sangat konsen menerapkan SNI SMAP yang juga peraih SNI Award tahun 2019 adalah PT TWC.

“Penerapan SMAP di tempat wisata tentu menambah track record BSN yang hadir mendukung penerapan SNI di segala lini,” ungkapnya.

Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono menjelaskan, dengan sistem manejemen tersebut akan membantu proses bisnis yang berjalan, misalnya saat menyusun perencanaan strategis.

“Sejauh ini tidak sering (penyuapan, Red.), tapi namanya oknum ada lah seperti dalam proses pengadaan. Tapi PT TWC ini sudah pakai ERP ya, sudah ada di sistem, tidak ada pembayaran cash, tidak ada uang di bawah tangan. Misal interaksi dengan vendor ya melalui sistem dari mulai penawaran, proses, dan pengumuman sudah ada di sistem,” papar Edy.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, penerapan beberapa standar tersebut guna mendukung upaya transformasi kelembagaan dan proses bisnis menjadi Indonesia Heritage Management Corporation (IHMC).

Standardisasi Mutu 9001:2015 telah diterapkan pada beberapa unit kerja perusahaan antara lain Taman Wisata Candi Borobudur, Taman Wisata Ratu Boko dan Unit Manohara yang mana telah melalui surveillance tahun ke-2.

Standardisasi lain yang sedang dilakukan perusahaan, antara lain proses pemenuhan prasyarat guna Implementasi ISO 27001:2013 tentang Keamanan Informasi, dan Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3),” ungkapnya.

Lanjutnya, penerapan SNI ISO 37001 sebagai tindak lanjut dari surat Menteri BUMN Nomor: S-35/MBU/02/2020 guna melaksanakan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) mewajibkan seluruh BUMN di Indonesia untuk menerapkan SNI ISO 37001 sebelum tanggal 17 Agustus 2020.

“PT TWC pada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020, perusahaan telah mencanangkan proses sertifikasi SMAP guna mendukung proses kematangan sistem administrasi melalui Enterprise Resource Planning (ERP) yang telah diterapkan,” ujar Edi.

Saat ini terdapat 118 organisasi yang menerapkan SMAP dan 10 lembaga sertifikasi SMAP yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). (ita/tif)