RADAR JOGJA – Menjadi tempat wisata yang dapat mengundang banyak wisman dan wisatawan, Taman Pintar sudah mengantisipasi beredarnya virus korona. Untuk itu, pihak Taman Pintar melakukan upaya pencegahan. Di antaranya dengan membatasi jam kunjungan dan terapkan sikap ITS.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar Afia Rosdiana mengatakan, mulai kemarin (16/3) jam kunjungan bagi para pengunjung Taman Pintar akan berubah yakni mulai pukul 08.30 – 15.30. “Untuk playground hanya buka sampai pukul 17.00,” ujarnya kepada Radar Jogja, Senin (16/3).

Menurut dia, hal tersebut untuk memberi kesempatan bagi pengelola Taman Pintar untuk mengukur suhu tubuh karyawan setelah apel dan sebelum pulang. Meskipun sudah dilakukan pembatasan jam kunjungan, dia menyampaikan Taman Pintar belum ada rencana untuk melakukan penutupan sementara. “Kebijakan lebih lanjut, kami masih menunggu kebijakan dari Pemkot Jogja,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga menerapkan sikap Ikhtiar, Tawakal, dan Sabar atau ITS. Sikap ikhtiar yakni dengan melakukan pencegahan baik secara SDM maupun sarana prasarana sesuai anjuran World Health Organization (WHO) dan pemerintah Indonesia. Seluruh SDM Taman Pintar rutin melakukan pengecekan suhu tubuh setelah apel dan sebelum pulang. “Kami juga mengimbau untuk sering mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker bagi yang sakit,” imbuhnya.

Sikap tawakal ditunjukkan dengan selalu mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Juga optimis akan terhindar dari virus tersebut. Kemudian, sabar dalam menghadapi situasi yang genting dan selalu menaati anjuran dari dinas kesehatan agar situasi tetap kondusif.

Meski masker dan dan hand sanitizer langka di pasaran, Taman Pintar tidak khawatir karena pihaknya dapat memproduksi hand sanitizer atau antiseptik sesuai dengan standar WHO untuk mencukupi kebutuhan. “Ini adalah upaya untuk selalu memberikan yang terbaik,” tegasnya. (cr1/pra)