RADAR JOGJA – Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional yang ada di Bantul merangkak naik. Lonjakan harga yang paling signifikan adalah gula pasir, sebesar Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu per kilogram dari harga normal Rp 12.500 ribu per kilogram.

“Hari ini naik Rp 2 ribu. Ada yang jual Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu per kilogramnya,” ungkap salah seorang pedagang sembako di Pasar Bantul Sudarmi, Kamis (19/3).

Menurutnya, harga gula bisa saja terus merangkak naik lantaran mulai menurunnya pasokan. Sementara kebutuhan warga meningkat.  “Banyak yang beli untuk membuat ramuan jamu,” ujarnya.

Dia mengatakan, penurunan pasokan lantaran distribusi di sejumlah wilayah terhambat akibat dampak dari mewabahnya virus korona.

Sementara itu, harga sayuran, beras, minyak goreng, telur dan daging masih cenderung normal. Harga bawang putih dan cabai rawit mengalami kenaikan.

Pedagang sayur Pasar Bantul Sariyem, 65, mengatakan, harga bawang putih mengalami kenaikan sejak minggu pertama Maret. Bawang putih normalnya dibawah Rp 40 ribu per kilogramnya, perlahan-lahan naik hingga Rp 44 ribu.  “Cabai rawit juga naik. Hari ini Rp 40 ribu per kg jadi 45 ribu,” tuturnya.

Kasi Distribusi dan Harga Kebutuhan Pokok Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul ZN. Handayani mengatakan, harga kebutuhan pokok lainnya, di minggu ke tiga Maret rata-rata masih normal di tengah maraknya Covid-19. “Kalau stok, alhamdulillah masih aman,” ucapnya. (mel)