RADAR JOGJA – DPRD Gunungkidul akan memiliki gedung baru yang telah direncanakan pembangunannya sejak 2018. Tahun ini detail engineering design (DED) dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul tinggal direalisasikan.

Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pembangunan gedung DPRD merupakan agenda kesekretariatan. Maket bentuk gedung suda ada, namun masih sebatas wacana. “Makanya kami rencanakan pembangunan lagi dam target pem bangunan tahun depan,” kata Endah, Rabu (25/3).

Karena tahun ini masih sebatas rencana penyusunan DED, pihaknya belum bisa mengetahui berapa kebutuhan biaya pembangunan secara keseluruhan. Dia berharap penyusunan DED bisa selesai tepat waktu sehingga pembangunan bisa dilaksankaan.

Menurut Endah, pembangunan di 2021 tepat. Selain ketersediaan anggaran ada, dalam pelaksanaan juga bukan masuk sebagai tahun politik. “Kalau tahun ini ada pilkada, jadi banyak anggaran tersedot. Tapi tahun depan, saya kira anggaran bisa lebih longgar sehingga pembangunan bisa dimulai,” ujarnya.

Menurut Endah, wacana pembangunan gedung dewan sudah melalui kajian tim internal. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan gedung DPRD tidak masuk sebagai kawasan cagar budaya. Harapannya bentuk bangunan nantinya memiliki nuansa budaya khas Gunungkidul.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subaryanto mengaku telah mempersiapkan proses lelang penyusunan DED gedung DPRD. Adapun anggaran yang disedikan mencapai Rp 200 juta. Dana tersebut hanya untuk perencanaan. “Sedangkan pembangunan sangat tergantung dengan kebijakan dari pemkab yang disepakati bersama-sama dengan DPRD. Tahun ini hanya perencanaan DED, belum pembangunan fisik,” kata Agus. (gun/bah)