RADAR JOGJA-  Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Sleman kemarin (25/3) malam mengakibatkan terjadinya tanah longsor di wilayah Dusun Pangukrejo, Umbulharjo, Cangkringan.

Bencana itu berdampak jebolnya pipa jaringan distribusi utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Sleman di area sumber mata air Umbulwadon.

Pipa berdiameter 300 mm itu jebol setelah material longsoran menimpa Dam Plunyon.

Direktur PDAM Tirta Sembada Dwi Nurwata mengatakan, jebolnya pipa jaringan distribusi utama Umbulwadon mengakibatkan gangguan layanan air bagi sekitar 12.700 pelanggan di wilayah Sleman tengah dan timur. “Kami mohon maaf atas terganggunya distribusi air pelanggan sementara ini,” ungkapnya.

Distribusi air bagi pelanggan terdampak untuk sementara waktu akan diambilkan dari sumber sumur dalam. Ini sebagai langkah solutif. Agar distribusi air ke rumah pelanggan tetap terjaga. Selama petugas PDAM melakukan upaya perbaikan pipa jaringan yang jebol tersebut. “Butuh waktu antara satu sampai dua hari untuk perbaikan pipa yang jebol itu,” jelas Dwi di sela memantau perbaikan pipa jaringan Umbulwadon. (yog)