RADAR JOGJA – Gunung Merapi kembali mengalami erupsi di hari yang sama, Jumat (27/3). Erupsi terjadi pukul 21.46 dengan ketinggian kolom erupsi 1.000 meter. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 180 detik.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta Hanik Humaida menuturkan kejadian erupsi masih dalam aktivitas normal. Ini karena masih ada produksi lava di kantong magma yang mendesak ke arah kubah lava Gunung Merapi.

“Benar, merupakan erupsi kedua untuk hari ini. Ketinggian kolom erupsi teramati 1.000 meter. Untuk hembusan awan panas condong ke arah barat,” jelasnya, Jumat (27/3).

Siang hari sebelumnya, Gunung Merapi juga menunjukkan aktivitasnya. Erupsi membentuk kolom dengan ketinggian mencapai 5.000 meter dari puncak. Erupsi tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 7 menit.

“Kalau yang siang tadi jam 10.55. Untuk status masih waspada sejak 21 Mei 2018. Radius aman tetap tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Tidak boleh ada aktivitas warga maupun pendakian,” katanya. (dwi/tif)