RADAR JOGJA – Jogjakarta kembali terima 1.500 alat pelindung diri (APD) dari pemerintah pusat. Adapula 7.500 masker medis atau masker bedah. Alokasi bantuan kedua ini dikhususkan kepada rumah sakit non rujukan dan puskesmas.

Bantuan dikirim langsung dengan pesawat B-737/A-7305 dan diserahterimakan kepada Danlanud Adisutjipto Marsma (TNI) Bob Henry Panggabean. Turut mendampingi pula Kadisops Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Feri Yunaldi. Seluruh bantuan telah tiba di Apron Baseops Lanud Adisutjipto, Kamis (2/4).

“Sudah kami terima dari Danlanud dan rencana hari ini langsung didistribusikan. Mekanismenya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DIJ lalu ke rumah sakit rujukan dan puskesmas,” jelas Kepala Pelaksana BPBD DIJ Biwara Yuswantana, ditemui di Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Jumat (3/4).

Bantuan ini merupakan program lanjutan pemerintah pusat. Sebelumnya Jogjakarta juga sduah selesai menerima bantuan APD sebanyak 4.000 buah. Seluruhnya telah terdistribusikan kepada rumah sakit rujukan dan tenaga medis maupun non medis yang menangani Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Detil distribusi meliputi Kota Jogja untuk 12 rumah sakit (RS) non rujukan dan 18 Puskesmas. Kabupaten Sleman sebanyak 18 RS non rujukan dan 25 Puskesmas. Kulonprogo ke 7 RS non rujukan dan 21 Puskesmas. Gunungkidul sebanyak 4 RS non rujukan dan 30 Puskesmas. Bantul sebanyam 13 RS non rujukan dan 27 Puskesmas.

“Total fasilitas pelayanan kesehatan yang akan menerima alat kesehatan tersebut ada 54 RS dan 121 puskesmas. Untuk RS non rujukan masing-masing menerima 15 APD. Kalau Puskesmas masing-masing menerima 10 APD,” ujarnya.

Sama seperti bantuan gelombang pertama, APD ini bukanlah paket komplit. Paket 1.500 APD merupakan cover all. Terdiri dari seragam dan cover untuk alas kaki. Sementara APD lengkap meliputi tujuh jenis kelengkapan.
Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemprov DIJ Berty Murtiningsih menuturkan kiriman tersebut akan didistribusi oleh Dinkes DIJ Provinsi sesuai mekanisme yang sudah ada. Berupa pengajuan permintaan dari fasilitas kesehatan.

“Pembagian tanggung jawab pemenuhan APD, adalah 27 RS rujukan menjadi tanggunjawab Dinkes DIJ. Sedangkan untuk Puskesmas, klinik dan RS Non Rujukan pada Dinkes Kabupaten Kota. Dinkes DIJ sudah mendistribusikan ke kabupaten kota masing-masing 250 cover all dan cover shoes,” katanya. (dwi/tif)