Selasa Wage, waktu ketika Malioboro istirahat. Namun tidak demikian dengan para seniman Jogja. Selasa Wage menjadi moment mereka untuk unjuk gigi. Bertajuk Sambung Sambang Malioboro, sebanyak 122 pelukis berkarya on the spot di sepanjang Malioboro hingga Titik Nol Kilometer. Penanggung jawab melukis on the spot Godod Sutejo menceritakan awal mula ide ini. Aksi ini berupa wujud penghargaan kepada sosok pelukis Hendro Purwoko. Sosok ini memasuki pensiun sebagai dosen seni rupa awal Oktober lalu. ”Kebetulan beliau juga akan pameran tunggal di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) pada Selasa malam (10/12). Total ada sekitar 122 pelukis yang ikut serta. Nggak hanya dari Jogjakarta, ada yang dari Jakarta, Surabaya, Banyuwangi, Malang dan daerah lainnya,” jelasnya ditemui di sela-sela aksi melukis bareng di Museum Sonobudoyo, Selasa (10/12). Kegiatan turut menghidupkan kembali semangat melukis on the spot. Gaya melukis yang diinisiasi pelukis Affandi ini sudah jarang dilakoni. Para pelukis cenderung berkarya dalam ruang privasi. Baik itu studio atau dalam lingkup lingkungan yang terbatas. (dwi/ila) . . VIDEOGRAFER: DWI AGUS/RADAR JOGJA VIDEOEDITOR: OKTAVIANO/RADAR JOGJA . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja Line : radarjogjaofficial Twitter : @radarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Ring Road Utara no.88 (Barat Polda DIY), Yogyakarta 55281 Telpon : (0274) 4477785 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.