RADAR JOGJA  – Partai politik di Gunungkidul mulai menggeliat. Berburu calon potensial untuk diusung menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati. Sebab pemilihan bupati dan wakil bupati digelar tahun depan.

Salah satu nama yang mulai mencuat dan disebut diperebutkan parpol di Gunungkidul adalah Mayor Sunaryanto.

Mengenai hal itu, Mayor Sunaryanto mengaku mempersilakan partai politik yang menjaring dirinya di Pilkada mendatang. Baginya yang terpenting adalah persatuan dan kesatuan warga terjaga.

“Pilkada tetap sejuk dan kondusif,” kata kata Mayor Sunaryanta.

Ya, bursa calon Bupati Gunungkidul memang makin terbuka. Selain nama politisi lokal, semisal Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi atau mantan anggota DPRD DIJ Zuhrif Hudaya, ada pula birokrat Pemprov DIJ Bambang Wisnu Handoyo.

Termasuk parpol pemenang Pilkada PDIP dan Nasdem membuka lebar pintu pendaftaran dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020. Sunaryanto sendiri sebelumnya secara resmi masuk dalam daftar penjaringan PDIP dan Nasdem. Baru-baru ini giliran Gerindra juga tidak mau ketinggalan.

Sadar diri karena tidak bisa mengusung calon sendiri, partai besutan Prabowo Subianto tersebut siap membuat koalisi besar.

“Ini instruksi partai dan kami jalankan untuk melakukan penjaringan cabup. Makanya makai datang ke mas Sunaryanto untuk bisa kami jaring di internal Gerindra,” kata Ketua DPC Gerindra Gunungkidul Ngadiyono, Minggu (3/11).

Menurut dia, sampai dengan sekarang Mayor Sunaryanto belum ada kepastian didukung salah satu parpol. Semuanya masih proses penjaringan bersama kandidat lain sehingga belum ada yang mengikat langsung untuk mengusung di Pilkada.

“Nah beliau siap dan kita berharap bisa masuk di Gerindra,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara DPC Gerindra Gunungkidul Bambang Adi Waluyo mengakui, memang menjatuhkan pilihan Kepada Mayor Sunaryanto. Namun demikian dia juga memiliki kader internal seperti Sinarbiyat Nurjanat, Ngadiyono serta Purwanto.

Namun hal tersebut tergantung koalisi dengan parpol lainnya sehingga bukan harga mati.”Dan kami siap dengan koalisi besar untuk bersama sama di Pilkada,” tegasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Gunungkidul, Rohmat Qomaruddin mengaku mulai melakukan sosialisasi tahapan pilkada kepada masyarakat, sehingga target partisipasi tercapai seperti pemilihan umum sebelumnya.

“Kami rencanakan sosialisasi tahapan Pilkada pada tanggal 4 November besok, dengan sosialisasi diharapkan target partisipasi pemilih dapat tercapai,” kata Rohmat. (gun/pra)